Marsela Nayza Adelista Widagdo | Komsos



Romo Feremenatos Oktafilio Adi Prasetyo, Pr, merupakan putra dari Bapak Priatmojo. Romo Fere tumbuh dan dibesarkan di lingkungan paroki tersebut di Gereja St. Maria Fatima Banyumanik. Sebelum dirinya mengikuti seminari di Seminari Tinggi St. Paulus Kentungan.


Misa Perdana Romo Fere dan tiga romo lainnya, Romo Tian, Romo Bram, Romo Patrik yang diselenggarakan di Gereja St. Maria Fatima Banyumanik, pada Jumat, 24 Juli 2026, pukul 17.00 WIB. Perayaan Ekaristi ini dihadiri oleh 24 imam yaitu dari romo perwakilan UPP, romo dari Kentungan, romo rektor Seminari TOR Sanjaya, beberapa romo yang pernah berkarya di paroki St. Maria Fatima Banyumanik, keluarga, serta tamu undangan.
Misa perdana ini menjadi ungkapan syukur kepada Tuhan atas rahmat panggilan imamat yang telah diterima Romo Fere bersama tiga romo neomis lainnya. Perayaan ini juga menjadi wujud terima kasih kepada umat yang telah mendukung perjalanan panggilannya.



Sebanyak 24 imam, termasuk Romo Djati, mengikuti perarakan masuk bersama Romo Fere. Dalam homilinya, Romo Fere menyampaikan kisah panggilannya hingga akhirnya memutuskan untuk menjadi seorang imam. Perayaan Misa berlangsung dengan lancar, khidmat, dan penuh sukacita. Sebelum berkat penutup, disampaikan sambutan dari perwakilan Romo Seminari, Romo Paroki, keluarga Romo Fere, dan DPPH Paroki Banyumanik. Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama Romo Fere, para imam, dan tamu undangan. Seluruh tamu juga diundang untuk mengikuti ramah tamah yang diselenggarakan di samping Gedung Pastoran.
Dalam perbincangan singkat bersama Tim Komsos, Romo Fere juga menyampaikan pesan kepada umat Katolik, khususnya bagi mereka yang belum berani menjawab panggilan untuk melayani di Gereja. Ia mengajak umat agar tidak takut mencoba menjawab panggilan Tuhan. Menurutnya, rasa takut akan kegagalan sering kali membuat seseorang enggan melangkah, padahal keberhasilan hanya dapat diraih apabila seseorang berani memulai dan terus berusaha. Dengan keberanian untuk mencoba, setiap orang dapat mengalami pertumbuhan iman sekaligus menyaksikan buah dari pelayanan yang dijalankannya.

Melalui Misa Perdana ini, semoga Romo Fere dan Para Romo lainnya senantiasa dianugerahi kesehatan, kekuatan, kebijaksanaan, dan kesetiaan dalam menjalankan tugas perutusannya sebagai imam. Semoga mereka terus menjadi gembala yang penuh kasih, setia melayani umat, menginspirasi banyak orang melalui teladan hidupnya, serta membawa semakin banyak umat untuk bertumbuh dalam iman dan semakin dekat dengan Tuhan.
