Veronica Ranti Gloria Rosarinda I Timpel Pendampingan Iman Remaja

Paroki Santa Maria Fatima Banyumanik telah melaksanakan kegiatan pertemuan PIR dalam rangka memperingati hari minggu panggilan bersama suster, bruder dan juga frater. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Minggu, 26 April 2026 di Aula SD. Antonius 02 selama kurang lebih dua jam dengan kegiatan inti yaitu ber-dinamika bersama melalui permainan sederhana.
Kegiatan ini diikuti oleh para remaja paroki dengan mengundang juga perwakilan suster OSF, bruder CSA dan frater dari Seminari TOR Sanjaya.
Menyadari adanya panggilan dalam hidup namun dirasa kurangnya promosi kepada anak anak / remaja, maka timpel PIR mengajak timpel Promosi Panggilan untuk melaksanakan kegiatan sederhana ini sebagai wadah pengenalan panggilan apa saja yang ada pada Gereja Katolik kepada para remaja.

Kegiatan ini diawali dengan pengisian absensi untuk mendata jumlah peserta yang hadir, lalu dilanjutkan dengan pembukaan yaitu sapaan, doa pembuka dan bernyanyi bersama. Setelah pembukaan, para peserta juga menerima peneguhan dari romo Gito, juga saling berkenalan dengan para tamu yang kami undang. Untuk inti acara, para peserta diajak dalam kebersamaan yaitu bermain dan merenungkan makna secara berkelompok. Selain menutup acara, para peserta diajak untuk menuliskan surat penguatan bagi suster, bruder maupun frater pada kertas berbentuk hati. Dan untuk mengenang kegiatan, kita juga berfoto bersama. Setelah itu acara ditutup dengan doa bersama dan sayonara.

Dalam kesempatan ini, timpel PIR mengharapkan para remaja dapat memahami arti panggilan melalui cara sederhana. Juga diharapkan mereka mengenal orang-orang yang menanggapi panggilan mereka. Sehingga para remaja yang sudah mulai merasakan panggilan, bisa untuk mencoba menanggapi panggilan itu.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para remaja khususnya remaja paroki Banyumanik berani untuk menanggapi panggilan. Juga untuk orang tua, diharapkan untuk mendukung secara penuh jika sang anak menanggapi panggilan. Dan semoga dari paroki Banyumanik dapat melahirkan seorang suster, bruder maupun seorang imam untuk melayani Gereja secara selibat dan terlibat.
